Home / Kabar

Jumat, 24 April 2020 - 18:19 WIB

Cegah Penyebaran Corona, Satpol PP Tertibkan Pedagang Musiman

Penertiban Pedagang Musiman di Depan Taman Nukila Pada Jum'at, 24/04 (Foto ; Ale-12)

Penertiban Pedagang Musiman di Depan Taman Nukila Pada Jum'at, 24/04 (Foto ; Ale-12)

Marijang.id, Ternate – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara melakukan penertiban kepada pedagang musiman di sekitar taman Nukila, Jumat (24/04) sekira pukul 15.43 WIT.

Penertiban yang bertepatan dengan hari pertama Ramadhan 1441 Hijriah kepada pedagang musiman ini dilakukan sebagai bentuk memutuskan penyebaran virus corona (Covid-19).

Kepala Seksi Ketertiban Umum, Fildan dikonfirmasi Marijang.id mengatakan bahwa, penertiban yang dilakukan pihaknya di trotoar depan taman Nukila ini sekitar pukul 15.49 WIT sampai dengan buka puasa nanti.

“Ini dalam rangka melakukan sterilisasi atau penertiban di kawasan tersebut, sebab kawasan jual beli bersebelahan dengan Laboratorium Bahari Berkesan,” katanya.

Dikatakan, Laboratorium Bahari Berkesan ini sudah aktif digunakan oleh para pasien yang terdampak Covid-19.

“Silahkan jual beli tapi setelah Covid-19 berakhir, saat ini kami hanya menertibkan. Laboratorium ini, beberapa waktu kemarin telah digunakan untuk pemeriksaan awal, orang-orang yang diperkirkan status masih ODP akan di rawat selama 14 hari berjalan,” jelasnya.

Baca juga  Meminimalisir Pelanggaran, Gakkumdu Bawaslu Tidore Lakukan Sosialisasi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016

“Kalau memang tidak, berarti bisa melakukan isolasi mandiri, seperti yang dilakukan beberapa minggu kemarin. Selain itu untuk memutus mata rantai Covid19, kami menginginkan masyarakat atau pedagang harus bekerja sama dengan petugas,” jelas Fildan, menambahkan.

Sementara salah seorang  pedagang musiman yang berjualan di lokasi tersebut, menuturkan, dirinya hanyalah penjual musiman yang mana bila pemerintah tidak mengijinkan berjualan di tempat tersebut, paling tidak pemerintah harus punya inisiatif untuk mencarikan tempat.

“Berikan tempat yang layak untuk kami berjualan kalau tidak bisa di taman Nukila, bisa Duafa Center, sehingga dalam sebulan ini kami bisa berjualan,” kata Hamida.

Baca juga  Cegah Covid-19 dan Sambut Ramadhan, IPMAKER Baksos Bersama Masyarakat

Hamida bilang, seandainya kalau pemerintah tidak memberikan mereka tempat untuk berjualan, dikhawatirkan akan saling ketersinggungan.

“Aktivitas jual beli ini sudah dari ramadan sebelumnya, orang pe makan deng minum mungkin hari-hari juga dari sini, istilah dorang pe uang balanja, uang fitra dari sini,” tutur Hamida.

Selain Hamida, hal yang sama juga dikeluhkan oleh pedagang lainnya, Sin Mokan. Dirinya mengeluh dengan tindakan Satpol PP tersebut.

Menurut Sin, dirinya harus berjualan di tempat ini dan bila hanya berdiam diri di rumah, maka siapa yang akan memberikan makan sehari-hari.

“Torang (kami) mau hidup musti tong bajual disini, kalau badiam di rumah sapa yang mau kasih makan pa torang, kasiang,” keluhnya. (Ale 12)

Share :

Baca Juga

Sambutan direktur PusKaMIK, Dr. Jubair Situmorang., M.Ag dalam pembukaan kegiatan SERIOLOGI

Kabar

PusKaMIK IAIN Ternate Gelar Kegiatan SERIOLOGI
Saiful Salim

Kabar

Akibat Transmisi Lokal, Bertambah Lagi 2 Kasus Baru Positif Covid-19 di Tidore
Masyarakat Desa Susupu secara bergotong royong dalam pembangunan Musala Al-Idrus

Kabar

Iskandar Idrus Letakan Batu Pertama Pembangunan Musala Al-Idrus
Gelaran Diskusi Sail Tidore 2021 oleh Komunitas Rumah Bacarita

Kabar

Komunitas Rumah Bacarita Gelar Diskusi Sail Tidore
Samaun Dahlan (Tengah) saat melakukan silaturahmi bersama warga

Kabar

Balon Bupati Fakfak Silaturahmi di Sejumlah Tempat, Disambut Baik Oleh Masyarakat
Aliansi Masyarakat Bersatu Lingkar Tambang Lakukan Aksi pada Senin (6/7) siang di Kantor Camat Wasile Selatan

Kabar

Diduga Serahkan Lahan 120 Hektar, Massa Aksi Tuntut Bupati Haltim Copot Camat Wasile Selatan
Pasangan BAGUS

Kabar

Jaenudin Saleh : Nomor 1, Spirit Penyatuan untuk Tidore BAGUS

Kabar

Riri Aisyah Do Taher: Jangan Menyepelekan Masa Depan Generasi Muda Tidore