Home / Kabar / Uncategorized

Rabu, 29 April 2020 - 23:09 WIB

Kebijakan Kepala Rutan Tidore Terkait Uang Partisipan Tahanan, Disoal

M. Sanusi Taran, S.H
(Kabid Hukum & HAM LBH Marimoi)

M. Sanusi Taran, S.H (Kabid Hukum & HAM LBH Marimoi)

Marijang.id, Tidore – Kabid Hukum & HAM LBH Marimoi M. Sanusi Taran, S.H, mempertanyakan kebijakan yang diambil oleh Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Kota Tidore, Hidayat, terkait uang partisipan terhadap tahanan yang melakukan panggilan video atau video call ke keluarga maupun sebaliknya.

Menurut Sanusi, kebijakan penentuan tarif setiap kali video call sangatlah berlebihan dan bahkan membebankan masyarakat, khususnya narapidana. Hal ini, kata dia, sangatlah jauh dengan apa yang telah diatur dalam Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) terkait hak-hak tersangka atau terdakawa.

“Dalam ketentuan Pasal 60 sangatlah jelas pengaturan terkait hak-hak tersangka atau terdakwa. Dimana dalam pasal tersebut menjelaskan bahwa tersangka atau terdakwa berhak menghubungi dan menerima kunjungan dari pihak yang mempunyai hubungan kekeluargaan atau lainya dengan tersangka atau terdakwa,” kata Sanusi, Rabu (29/04).

Dikatakan, hal ini menegaskan bahwa kebebasan dalam memberikan jaminan kepada narapidana adalah bagian dari penghormatan terhadap hak asasi seseorang. Terlepas dari pengaturan itu, dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1999 pasal 27 yang pada subtansinya mengatur bahwa lembaga pemasyarakatan sedianya harus meyediakan bahaan bacaan, media massa, dan media elektronik.

Baca juga  Safas: 9 Desember Coblos Baju Biru

“Kalau sampe pungutan yang tidak ada dasar hukum yang jelas dan bentuk pertanggung jawabannya tidak diatur, ini bisa dikatakan PUNGLI. Dalam situasi pencegahan penyebaran Covid-19 semestinya Lembaga Permasyarakatan dapat membantu memberikan akses yang baik terhadap warga binaan, bukan sebaliknya harus mengambil keuntungan dari situasi yang ada. Rusak negara ini kalau kita semua punya mental demikian,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Rutan Negara Kelas II B Tidore, Hidayat saat dikonfirmasi marijang.id (grup FMG) di ruang kerjanya, Selasa (27/04) kemarin, mengatakan, dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) kepada warga binaan di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kota Tidore Kepulauan, pihak Rutan tidak lagi mengijinkan besukan langsung warga binaannya.

Untuk besukan langsung warga binaan, kata Kepala Rutan, dilakukan secara online yakni dengan cara video call. “Layanan panggilan video atau video call antara keluarga dengan warga binaan,” kata Hidayat.

Walau begitu, layanan video call tersebut tidaklah gratis, para tahanan yang menggunakan fasilitas yang telah disiapkan oleh pihak rutan itu dibebani sebesar Rp 500 ,-( lima ratus rupiah) per menit untuk melakukan video call keluar, sedangkan video call masuk dibebankan sebesar Rp 250,- ( dua ratus lima puluh rupiah) per menit.

Baca juga  Cegah Corona, Ribuan Pedagang Jalani Rapid Test

“Kami menyediakan tiga buah handphone (HP) dan tidak memakai nomor pribadi, nomor tersebut sudah dikoordinasi ke Jaksa, Polres dan BNN dalam rangka memanilisir peredaraan narkoba,” jelasnya.

“Sebenarnya ada tiga handphone yang kami sediakan hanya saja kita pakai dua saja yang sudah berjalan dua minggu ini,” jelasnya, menambahkan.

Dijelaskan juga, hasil partisipan dari video call itu dipergunakan untuk menunjang fasilitas Rutan dan kesejahtraan warga binaan maupun kepentingan rutan.

“Soal ada bayaran itu bukan katagori bayaran yah tapi itu partisipasi warga binaan, dari mana mereka bisa membayar kepada Rutan yah itu , mereka selalu dapat kiriman uang dari keluarga dan uang yang kami terima masuk dalam register,” pungkasnya. (Red)

Share :

Baca Juga

Kegiatan Penyuluhan Kesehatan TMMD ke-108 Kodim 1505/Tidore

Kabar

Peduli Kesehatan, Satgas TMMD Kodim 1505 Terus Gandeng Tim Kesehatan Lakukan Penyuluhan

Kabar

Siswa di Tidore akan Dapat Kuota Internet Gratis 35 GB
Ketua Umum KKMKR, Syamsul Rizal Hasdy

Kabar

KKMKR Gelar Silaturahmi, Syamsul Rizal Hasdy: Pilkada Harus Berdinamika Intelektual dan Akademis

Kabar

Pemkot Gelontorkan 12 Miliar Biayai Masyarakat Tidore

Kabar

Tips Sehat Mental di Masa Pandemi ala Psikolog Ratih Arruum Listiyandini
Kelompok Pemuda yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Bobo melakukan Aksi Damai di depan Kantor Kepolisian Resor Tidore. Selasa, (09/06)

Kabar

Resmi, IPB Laporkan Dugaan Rasis ke Polisi

Kabar

BREAKING NEWS: Positif Covid-19 di Malut Bertambah
Partai PKB Berbagi Sembako

Kabar

Istri Ketua Partai PKB Tidore Salurkan Bantuan Sembako