Home / Kabar

Kamis, 2 Juli 2020 - 21:25 WIB

JKAI, Bergerak Bersama Untuk Indonesia

Dokumentasi Kegiatan JKAI di Unkhair Ternate, Maluku Utara

Dokumentasi Kegiatan JKAI di Unkhair Ternate, Maluku Utara

Marijang.id, Nasional — Situasi kebangsaan Indonesia dihadapkan dengan berbagai problematika sosial, ekonomi, politik, budaya, dan agama. Fenomena ini memicu disiplin antropologi untuk turut serta memberikan ide dan solusi di tengah-tengah pandemi Covid-19.

Hal inilah yang mendorong insan antropologi yang pernah dan tergabung di Jaringan Kekerabatan Antropologi Indonesia (JKAI), baik mahasiswa mampun para alumni merekonstruksi kembali semangat keakraban.

JKAI berdiri pada tahun 1989 dan menjadi wadah mahasiswa antropologi se-Indonesia, kurang lebih 20 Universitas Negeri yang tergabung. Namun, belakangan JKAI tidak “bergairah” pada konteks komunikasi-keakraban antara anggota, dan alumni.

Sehingga para alumni melakukan komunikasi dengan pengurus JKAI membuat wadah lintas generasi (grup whatsapp). Seperti yang disampaikan mantan Sekjend JKAI 1997-2000, Yudi Febrianda, kepada Marijang.id, melalui saluran whatsapp, “JKAI belakangan ini terkesan makin hilang gairahnya, saya sebagai alumni yang mengamati dari group Facebook (FB), nyaris tidak ada interaksi yang intens di grup yang dibikin sejak 6 Oktober 2008 silam yang beranggotakan 2.682 akun. Lanjut Yudi, Hampir 12 tahun lamanya, justru informasi dan kabarnya yang terdengar lebih banyak tentang masalah, bahkan ada salah satu Universitas pendiri mengajukan pengunduran diri”.

Baca juga  Pemkot Tidore Tangguhkan Sejumlah Kegiatan

Sementara, Plt Sekjend, Alnugransyah. “Bahwa pembuatan wadah lintas generasi adalah sebagai sarana penghubung (komunikasi) mahasiswa dengan alumni, aspek lain dari wadah ini juga bagian dari berjejaring untuk kepentingan bersama, apalagi akhir-akhir ini semangat menata masa depan Oraganisasi ini bisa dikatakan mulai menurun.

Lanjut, Alnugransyah. Harapan saya dengan hadirnya wadah dan grup whatsapp lintas generasi ini sekiranya menghimpun JKAI dengan dorongan, motivasi, dan nasihat para alumni agar lebih semangat menata masa depan JKAI lebih maju, baik dari aspek kekerabatan, keilmuan, dan peran antropologi untuk bangsa dan negara.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Bambang Setiawan, Sekjend pertama JKAI periode 1989, yang juga sekarang sebagai peneliti senior di Litbang Kompas. Ketika dihubungi via Whatsapp, beliau menuturkan, “JKAI sebagai wadah berbagi antar mahasiswa antropologi se-Indonesia melalui kebutuhan, kerjasama, dan berjejaring. Baik dalam hal perkembangan ilmu, keterlibatan dalam menyelesaikan persoalan sosial di sekitarnya, hingga kaderisasi sebagai warga antropologi. Untuk itu ke depannya, JKAI perlu melakukan refleksi untuk berkembang lebih besar lagi”.

Baca juga  Anggota Komite I DPD RI Kunjungan Kerja ke Desa Maregam

Lanjut Bambang, bekerjasama menjadi kata kunci, bukan maju sendiri yang justru melawan takdir, karenanya perlu mencari format baru sebagai warga antropologi muda yang mampu mengelola perbedaan, dan menjawab persoalan antropologi masa depan, serta memanfaatkan kekuatan-kekuatan lokal. JKAI perlu lebih inklusif dan terlibat dalam menyelesaikan persoalan bangsa. Membangun komunikasi informal karena justru disitulah kekuatan berjejaring, ketimbang struktur lembaga yang formal.

Wadah lintas generasi mendapatkan respon positif dari berbagai lapisan antropologi, baik mahasiswa, alumni, hingga para pendiri JKAI. Pada 27 Juni kemarin melakukan “Ngobrol Antropologi Online: Mengupas Awal Mula JKAI, via Zoom Meeting” dan diikuti oleh 110 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. (Ul-12)

Share :

Baca Juga

Basri Salama, Calon Wali Kota Tidore (foto: istimewa)

Kabar

Basri Salama, Mantan Senator dari Indonesia Timur Yang Kritis
Idris Sudin,S.P.,M.Si, Rektor Universitas Nuku bersama Kepala LLDIKTI Wilayah XII Maluku-Maluku Utara, DR. Muhammad Bugis, M.Si dan Para Senat UNNU

Kabar

UNNU Gelar Wisuda dan Dies Natalis ke 19, Idris Sudin: Pemeringkatan Universitas Kita Cukup Membanggakan

Kabar

Demo PLN Maffa, Masyarakat Minta Datangkan Teknisi Ahli Untuk Perbaikan Mesin
Tim Gabungan Bergerak Atasi Longsor dan Pohon Tumbang yang Menutupi Ruas Jalan Transmigrasi

Kabar

Upaya Atasi Longsor di Ruas Jalan Transmigrasi Masih Terkendala

Kabar

Cegah Covid-19, Pemuda Pancasila Kota Ternate Dorong Peran Aktif Pemuda
Foto bersama usai Press Conference UMKM Festival 2021

Kabar

Syukurdofu Indonesia Dorong Pengembangan UMKM Tidore dengan Gelaran UMKM Festival 2021

Kabar

FP2G Sesali Kades dan Kapus Sumber Makmur

Kabar

Dinyatakan Sembuh, Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Tidore Mulai Berkantor