Home / Kabar

Senin, 20 Juli 2020 - 20:58 WIB

Ketua DPRD Halteng Belum Dilantik, Gabungan Fraksi Angkat Suara

Suasana Konferensi Pers

Suasana Konferensi Pers

Marijang.id, Halteng — Polemik pelantikan Ketua DPRD Halmahera Tengah (Halteng) Sakir Ahmad, kembali Bersebrangan di internal DPRD. Gabungan Fraksi yang terdiri dari Fraksi Nasdem dan Gerindra, Fraksi Hati Nurani, PBB, PDI-P, angkat suara terkait pernyataan Bupati Halteng yang juga Wasekjen DPP Partai Golkar di media.

Wakil Ketua I Kabir Hi Kahar mewakili tiga Fraksi mengatakan, sebagaimana komentar saudara Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara beberapa waktu lalu di media massa berkaitan dengan pengusulan Ketua DPRD Halteng dari Partai Golkar.

“Bagi kami telah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, mekanisme pengusulan pimpinan DPRD itu juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Pedoman Tata Tertib DPRD, sebagai mana diatur dalam Peraturan Tata Tertib DPRD Kabupaten Halmahera Tengah,” ungkap Ketua DPC PDIP Halteng saat konfrensi Pers, Senin (20/7).

Baca juga  Bawaslu RI Imbau Petahana Tak Manfaatkan Bantuan Untuk Raih Perhatian Masyarakat

Menurut dia, Pimpinan DPRD berpedoman pada Surat DPP Partai Golkar Nomor R116S/GOLKAR/lX/2019, Perihal Penetapan Calon Pimpinan DPRD Kabupaten Halmahera Tengah dan Surat dari DPD Partai Golkar Kabupaten Halmahera Tengah Nomor: 072/DPD/GOLKAR-HT/X/2019.

Lanjut dia, Perihal Penyampaian nama Pimpinan DPRD Halteng. Namun, Bupati menyebut bahwa proses pengusulan pimpinan DPRD Kabupaten Halmahera Tengah belum selesai. seharusnya yang bersangkutan bisa meminta DPP Partai Golkar untuk menarik atau membatalkan surat sebelumnya.

“Bukan sekedar membangun opini. Ini tentang pemerintahan, segala sesuatu diatur dengan aturan dan DPRD melaksanakan perintah undang-undang itu,” tegas Kabir.

Baca juga  Tidak Gratis, Layanan Video Call Warga Binaan Rutan Tidore Dibebani Rp 250-500 per Menit

Soal polemik nama pimpinan DPRD dari Partai Golkar yang menjadi polemik di internal mereka. “itu kami tidak tahu, tugas pimpinan adalah memproses surat yang masuk dari partai politik yang bersangkutan. Jadi aneh kalau kami disebut berkolaborasi untuk membuat Konflik,” cetusnya.

Dia menambahkan, lembaga merasa tersinggung dengan sebutan ampibi dalam komentar saudara Bupati yang ditujukan kepada DPRD. ltu secara langsung yang bersangkutan merendahkan institusi DPRD. Saudara Bupati harus paham, bahwa DPRD ini lembaga yang setara dengan beliau, karena legislator bukan OPD.

“Atas nama lembaga, kami minta kepada saudara Bupati agar segera meminta maaf secara terbuka di media massa. Kalau tidak akan kami gunakan hak kami untuk memanggil yang bersangkutan,” tutupnya. (Dir-12)

Share :

Baca Juga

CPNS Tidore

Kabar

Rabu Besok, 104 CPNS Tidore Siap Bertarung dalam SKB
Alex Gamalama saat menyampaikan orasi pada Kampanye BAGUS di Kelurahan Seli pada Minggu (22/11) malam

Kabar

Seruan Dukungan Alex Gamalama untuk BAGUS “Menggelegar” di Seli
Bupati Edi Langkara saat menyampaikan pidato pada rapat Paripurna DPRD Halmahera Tengah, pada Senin (06/07)

Kabar

Hadiri Rapat Paripurna DPRD Halteng, Bupati Edi Langkara Sampaikan Hal Ini
Kakakemenag Halteng, H.M Qubais Baba saat melakukan Launching Website Sekolah MAN 1 Halteng

Kabar

Pertama di Halteng, MAN 1 Halteng Launching Website Sekolah

Kabar

Tutup Akses Masuk Dari dan Ke Tidore, Pemkot Bakal Biayai Hidup Masyarakat Selama 1 Bulan
Kaban BKPSDM Kota Tidore Kepulauan, Sura Husain

Kabar

Terkait Seleksi TKB CPNS, Tidore Belum Mendapatkan Jadwal Resmi
Idris Sudin,S.P.,M.Si, Rektor Universitas Nuku bersama Kepala LLDIKTI Wilayah XII Maluku-Maluku Utara, DR. Muhammad Bugis, M.Si dan Para Senat UNNU

Kabar

UNNU Gelar Wisuda dan Dies Natalis ke 19, Idris Sudin: Pemeringkatan Universitas Kita Cukup Membanggakan
Dr. Achmad Hatari didampingi oleh Ketua OKK DPW NasDem, A. Malik Ibrahim

Kabar

Partai NasDem Malut Berbagi Paket Sembako