Home / Kabar

Senin, 31 Agustus 2020 - 12:28 WIB

Bersikap Kooperatif, Oknum ASN ini Hadiri Undangan Bawaslu Kota Tidore

Bawaslu  Tidore saat meminta klarifikasi terhadap salah satu ASN pada Senin (31/08)

Bawaslu Tidore saat meminta klarifikasi terhadap salah satu ASN pada Senin (31/08)

Marijang.id, Tidore – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tidore Kepulauan pada, Senin (31/08) meminta klarifikasi terhadap salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Provinsi Maluku Utara, terkait dugaan ketidaknetralan dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Tahun 2020.

“Kita sudah undang pihak pelapor, terlapor, tadi terlapor sudah dimintai klarifikasi. Hadir tepat waktu dan kooperatif dalam mengikuti proses klarifikasi,” kata Koordinator Divisi Hukum Penanganan Pelanggaran (HPP), Amru Arfah ditemui Marijang.id seusai melakukan klarifikasi di Sekretariat Bawaslu Tidore, Senin, (31/08).

Dikatakannya, nanti pada pukul 02.00 dan 04.00 WIT ada klarifikasi dari pihak saksi, sedangkan untuk pelapor dimintai klarifikasi pada hari Selasa besok.

Baca juga  KPU Kota Tidore Menggelar Pleno Penetapan Nomor Urut Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota

“Ini kita undang pelapor, terlapor dan saksi. Ini dilakukan tidak berbarengan, karena kita harus jaga juga,” jelasnya.

Klarifikasi yang dilakukan ini, jelas Amru adalah berdasarkan laporan yang masih dalam konteks dugaan. Dimana, menurut pelapor yang melaporkan kepada pihaknya, bahwa ada dugaan ketidaknetralan salah satu ASN yang sudah kami mintai klarifikasinya.

“Nah dugaan itu kemudan kita terima laporannya lalu kita register dan hari ini kita minta klarifikasi,” jelas Amru.

Lebih lanjut, tamba Amru, untuk isi klarifikasi tidak bisa pihaknya sampaikan ke publik, karena isi klarifikasi itu adalah informasi yang dikecualikan.

Baca juga  Terus Bertambah, Data Terbaru Bayi 11 Bulan Terkonfirmasi Covid-19

“Nanti setelah selesai seluruh prosesnya baru ditempelkan status laporannya,” tutur Amru, sembari mengatakan, intinya yang bersangkutan sudah hadir, sudah dimintai keterangan dan dengan kooperatif beliau menunjukan, bahwa beliau adalah orang yang betul mendukung apa yang menjadi regulasi Bawaslu.

Sementara itu, IA ditemui Marijang.id usai memberikan klarifikasi mengatakan bahwa, pada prinsipnya kehadirian dirinya di Bawaslu ini karena diundang untuk mengklarifikasi sesuai dengan laporan yang ada.

“Dan kemudian saya sudah menjawab semua pertanyaan yang ditanyakan oleh Bawaslu. Namun kemudian ada kode etik tertentu sehingga saya tidak bisa memberikan informasi apa yang terjadi di dalam tadi,” singkatnya. (Dym-12)

Share :

Baca Juga

Ketua dan Anggota KPU Kota Tidore Kepulauan

Kabar

Soal Pakta Integritas dan Tahapan Kampanye Paslon, ini Penjelasan KPU
BPBD Halsel, distribusi Sembako di Desa Lalubi dan Transmigrasi

Kabar

Pemda Halmahera Selatan Distribusi Bantuan ke Gane Pasca Banjir

Kabar

Kodim 1505/Tidore Gelar Sosialisasi Antisipasi Balatkom dan Paham Radikal untuk Keselamatan NKRI

Kabar

Begini Cara Lurah dan Tim Satgas Covid-19 Gurabunga Cegah Penyebaran Virus

Kabar

FPM Mafututu-Jiko Cobo Gelar Dialog Rakyat Tentang Pembangunan Tidore, Dua Calon Wali Kota Tak Hadir

Kabar

Pemkot Tidore Bersama BAZNAS Salurkan ZIS kepada 230 Orang Mustahik

Kabar

Di Tidore, Suasana Ramadhan 1441 H Bakal Berbeda dari Tahun Sebelumnya
Informasi Covid-19

Kabar

Terjadi Penambahan 2 Kasus Positif Covid-19 di Kota Tidore Kepulauan