Home / Kabar

Rabu, 30 September 2020 - 20:04 WIB

Panwascam Tidore Timur Menyesalkan Tuduhan Calon Wakil Wali Kota AMAN Jilid II

Julkifli Muhammad, Kordiv HPP Panwascam Tidore Timur

Julkifli Muhammad, Kordiv HPP Panwascam Tidore Timur

Marijang.id, Tidore — Dugaan intimidasi terhadap Panitia Pengawas Kecamatan Tidore Timur, Maluku Utara yang melakukan giat pengawasan pertemuan calon Wakil Wali Kota, Muhammad Sinen bersama mantan Anggota DPRD Tikep, Ade Kama bersama keluarga di Kelurahan Cobodoe pada Sabtu, (26/09) malam, kian bergulir.

Diketahui, dalam pengawasan pertemuan itu, terjadi insiden yang tidak menyenangkan kepada Panwas Kecamatan. Selain dugaan intimidasi, lontaran kata-kata tidak pantas juga diterima Panwascam dalam melaksanakan tugas pengawasannya. Tidak diizinkannya Panwascam mengambil dokumentasi pada pertemuan tersebut, juga tuduhan dari Calon Wakil Wali Kota, Muhammad Sinen dengan menyebutkan adanya pergerakan Panwas dengan melakukan pertemuan bersama Kaka Saraha.

Kepada Marijang.id, Julkifli Muhammad, Kordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panwascam Tidore Timur menyesali peristiwa tersebut, apalagi dengan adanya tuduhan yang disampaikan oleh Calon Wakil Wali Kota kepada Panwascam Tidore Timur, bahwa ada kedekatan Panwas Tidore Timur dan pernah melakukan pertemuan dengan Kaka Saraha, ini tuduhan serius. Padahal, Penyelenggaraan Pilkada ini mesti disuksesi dengan damai dan harmonis, apalagi telah ada Pakta Integritas yang sudah ditandatangani.

Baca juga  Breaking News: Tidore Kembali Penambahan Positif Covid-19, Masyarakat Diminta Jangan Panik dan Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

“Saya punya bukti, ngoni pernah bikin pertemuan dengan Kaka Saraha,” sesal Kordiv HPP Julkifli Muhammad saat menirukan Pernyataan Calon Wakil Wali Kota itu.

Sebagai Petahana, Calon Wakil Wali Kota mesti paham dan lebih menjunjung harmonisasi dan kerjasama Pengawasan ini. Apalagi, bagi kami, sesuai dengan regulasi yang ada, bahwa saat ini prosesnya sudah masuk pada tahapan kampanye. Dan pertemuan di malam itu, berada di zona pengawasan kami, maka sudah menjadi kewajiban kami untuk melakukan Pengawasan.

Malam itu, kata Julkifli, hadir Juru Bicara Pasangan AMAN jilid II , dan Pengawal Pribadi (Walpri) dari Calon Wakil Wali Kota.

Baca juga  Kurangnya Perhatian Pemerintah, FP2G Dorong Perbaikan Ruas Jalan

“Semestinya peristiwa seperti ini tidak perlu terjadi, tidak perlu ada intimidasi terhadap tugas pengawasan. Panwascam sudah laporkan masalah ini ke Bawaslu Kota Tidore. Kami juga sudah dipanggil oleh Bawaslu guna memberikan keterangan,” tutup Julkifli.

Terpisah, dilansir dari tandaseru.com Juru Bicara AMAN Ardiansyah Fauji  menjelaskan bahwa pertemuan malam itu bukan pertemuan kampanye kandidat melainkan pertemuan terbatas atau pertemuan keluarga.

“Itu undangan pribadi Ade Kama terhadap Wakil Wali Kota. Jadi pas waktu pertemuan terbatas antar keluarga itu, tiba-tiba ada Panwas yang masuk mengambil gambar. Makanya tuan rumah tidak terima, karena belum dipersilahkan masuk mengambil gambar,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Insiden pengusiran yang menimpa Panwascam Tidore Timur kini telah diambil alih Bawaslu Kota Tidore Kepulauan. (Red) 

Share :

Baca Juga

Pasangan Bagus bersama Tim disambut dengan Tarian (istimewa)

Kabar

Rencana BAGUS Membangun Tidore dengan Humanis

Kabar

Tidore Berduka, Di Penghujung Ramadan 1441 H Sekda Kota Tidore Tutup Usia
Silaturrahim Pasangan BAGUS di Lapangan Kelurahan Tosa, Kecamatan Tidore Timur, Rabu (02/09)

Kabar

Rencana BAGUS Membangun Kawasan Pertumbuhan Ekonomi Baru di Tidore
Sekretaris DPC PBB Halteng, Usman Nahrawi

Kabar

Kata Sekretaris DPC PBB Halteng, DPRD Halteng Menodai Kehormatan Sendiri
Komunitas Urban Ponik Malut saat memberikan pelatihan kepada para peserta di Taman Cobo, Tidore

Kabar

Sedekah Ilmu, Komunitas Urban Ponik Maluku Utara Ajak Pemuda Tidore untuk Menanam  

Kabar

Sultan Tidore Minta Evaluasi Penanganan Covid-19 dan IUP Yang Merusak Lingkungan
Jalan Lintas Halmahera Ruas Maffa-Matuting yang Rusak Karena Banjir

Kabar

Banjir Gane, Jalan Lintas Halmahera Putus

Kabar

Tak Setuju Puskesmas Subaim Jadi Tempat Isolasi, Pemuda Batu Raja dan Cemara Jaya Boikot Jalan