Home / Kabar

Kamis, 3 September 2020 - 07:14 WIB

Rencana BAGUS Membangun Kawasan Pertumbuhan Ekonomi Baru di Tidore

Silaturrahim Pasangan BAGUS di Lapangan Kelurahan Tosa, Kecamatan Tidore Timur, Rabu (02/09)

Silaturrahim Pasangan BAGUS di Lapangan Kelurahan Tosa, Kecamatan Tidore Timur, Rabu (02/09)

Marijang.id, Tidore – Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan Tahun 2020, Basri Salama dan Guntur Alting, memiliki niat besar membangun Kota Tidore Kepulauan, bila diamanahkan rakyat untuk memimpin Kota Tidore Kepulauan 5 (lima) tahun kedepan.

Salah satu niat besar tersebut adalah membangun kawasan pertumbuhan ekonomi baru. Hal itu disampaikan secara terang-terangan oleh Paslon dengan jargon BAGUS itu di hadapan ratusan pendukung dan simpatisannya, saat menggelar acara silaturahim di Lapangan Kelurahan Tosa, Kecamatan Tidore Timur, Rabu (02/09) malam.

“Saya mau sampaikan kepada seluruh orang Tidore, satu kali kelak saya bercita-cita kalau saya jadi wali kota, saya akan bangun satu kawasan yang berhadapan dengan kota Ternate yang saya sebut dengan kawasan pertumbuhan ekonomi baru,” kata Basri Salama.

Basri pun membeberkan, kawasan pertumbuhan ekonomi baru tersebut ia bangun diantara Jiko Cobo hingga Tahua. Bahkan rencana membangun kawasan itu sudah dibicarakan olehnya bersama rekan-rekan konsultan ahli ekonomi.

Dirinya berencana membangun kawasan itu dengan luas kurang lebih 10 sampai 12 hektar, menimbunnya seperti membuat kanal. Di kawasan itu, dirinya akan merubah trayek speed boat Sofifi yang tidak langsung ke Ternate, melainkan menyinggahi kawasan tersebut sebagai tempat transitnya.

“Dari Sofifi dia masuk transit di Jiko Cobo, dari Jiko Cobo dia ke Kota Baru, dari Kota Baru ke Sofifi. Setiap hari begitu, tapi orang Tidore tidak bisa dia naik di transit itu dia naik lewat Rum,” ujarnya.

Baca juga  Ketua DPRD Halteng Belum Dilantik, Gabungan Fraksi Angkat Suara

Kawasan pertumbuhan ekonomi baru itu, BAGUS berencana membuat aquarium, membangun restoran, rumah makan, kafe, dan lain sebagainya termasuk tempat bermain anak-anak dan membangun tempat Festival Kie Matubu.

Perhitungan membangun sejumlah sarana tersebut, sesuai dengan hitungannya dari Sofifi sebagai tempat transit orang dari Tobelo, Jailolo, Maba, Buli, Weda dan Gane. Dimana, dari Sofifi mereka ke Ternate harus transit di Jiko Cobo.

“Dia naik speed boat dari Sofifi, kalau transportasi antar pulau itu tanggungjawabnya di Provinsi, tapi transportasi wilayah otonom itu berada di wali kota. Saya perintahkan speed boat Sofifi, ngana (kamu) pe tugas kase naik penumpang cukup turun di Jiko Cobo. Dari Jiko Cobo ada speed boat menuju ke Kota Baru, setiap hari begitu,” cetusnya.

Dirinya bahkan mengkalkulasikan lalu lalang speed boat di kawasan itu, sebanyak 50 speed boat per hari dengan hitungan 10 orang per satu speed dikalikan 50 speed boat, maka sudah mendapat 500 orang dalam sehari.

“Kalau dia datang 50 speed boat 500 orang per hari, saya yakin ada kurang lebih 250 orang saja dia menghabiskan uang per hari itu 150 ribu, batobo mandi air masing (laut), air panas kemudian air tawar, baru dia bajalan, naik perahu kora-kora disepanjang jalan itu,” jelasnya.

Baca juga  Danrem 152/Baabullah Pimpin Upacara Penyambutan Satgas Yonif RK 732/Banau dan Penerimaan Yonarmed 8/105 Tarik Tahun 2021

Dijelaskan, dalam rencana membangun kawasan pertumbuhan ekonomi baru itu, dirinya tidak menggunakan biaya dari APBD untuk membangun, tetapi APBD digunakan untuk tanahnya. Sementara bangunan dan fasilitas lainnya dibangun oleh pihak swasta, sebagai bentuk kerja sama investasi.

“Saya pernah bicara pe Ahmad Hatari, saya bilang, kalau saya mau bikin itu, kong Hatari bilang ambel doi (uang) dari mana? Saya tra ambel doi dari APBD, saya pake APBD untuk tanah saja, tapi diatas tanah itu saya tawar. Saya bisa kase tawar ke pihak swasta, dia pake tanah, dia bangun disitu, saya tarik retribusinya saja, saya tidak minta dia mahal-mahal sapa pun pasti mau kalau orang lalu lalang disitu 250 per hari,” pungkasnya.

Selain rencana membangun kawasan pertumbuhan ekonomi baru tersebut, Basri juga mengatakan akan membangun hal-hal lainnya yang sudah direncanakan, namun belum bisa ia sampaikan saat ini.

“Itu saja saya pe rencana, ada rencana besar lagi, tapi nanti kalau saya bilang akan dong (mereka) copy paste lagi,” akunya. (Dym-12)

Share :

Baca Juga

Pasangan BAGUS

Kabar

Jaenudin Saleh : Nomor 1, Spirit Penyatuan untuk Tidore BAGUS
Akibat gempa, dinding rumah salah satu warga rusak.

Kabar

Akibat Gempa, Dinding Rumah Warga di Morotai Roboh
https://id.pinterest.com/pin/ (Latifah Tyas)

Kabar

Mulai 1 Agustus, Bendera Merah Putih Dikibarkan Secara Serentak
Kakakemenag Halteng, H.M Qubais Baba saat melakukan Launching Website Sekolah MAN 1 Halteng

Kabar

Pertama di Halteng, MAN 1 Halteng Launching Website Sekolah
Ustad Guntur Alting, Calon Wakil Wali Kota Tidore

Kabar

Dalam Orasi Politiknya, Sang Ustad Menyampaikan Landasan Teologis Menentukan Pemimpin
Panwas Kec. Oba bersama Panwaslu Desa melakukan silaturahmi dan pembagian selebaran Instruksi Pemerintah Kota Tidore tentang Netralitas ASN pada pemilihan kepala daerah serentak 2020.

Kabar

Menjaga Netralitas ASN, Panwaslu Kec. Oba bersama Panwaslu Desa Lakukan Silaturahmi
Foto bersama usai diskusi

Kabar

Gelar Silaturahmi, Forum Ketua Pemuda Kota Ternate Siap Kawal Kepentingan Pemuda

Kabar

KPU Kota Tidore Menggelar Pleno Penetapan Nomor Urut Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota