Home / Kabar

Selasa, 19 Januari 2021 - 11:07 WIB

Syukurdofu Indonesia Dorong Pengembangan UMKM Tidore dengan Gelaran UMKM Festival 2021

Foto bersama usai Press Conference UMKM Festival 2021 (Randy Basri)

Foto bersama usai Press Conference UMKM Festival 2021 (Randy Basri)

Marijang.id, Tidore — Sebagai ikhtiar mendorong perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah di Kota Tidore Kepulauan, Syukurdofu Indonesia melaksanakan UMKM Festival 2021 dengan tema: Beli Produk Lokal.

Dalam Press Conference yang dilaksanakan pada Senin (18/01), kemarin di Visal Penginapan, Tidore, Founder Syukurdofu Indonesia, Abd. Haris Muhiddin menyampaikan UMKM Festival 2021 adalah serangkaian kegiatan untuk mengajak para pelaku UMKM Kota Tidore Kepulauan menunjukkan kemampuan kewirausahaan melalui tahapan-tahapan acara yang telah disiapkan.

Abd. Haris Muhiddin, Founder Syukurdofu Indonesia (Foto:Randy Basri)

Pelaku UMKM dapat mengembangkan jaringan, memperdalam pengetahuan bisnis sekaligus mengembangkan kemampuan leadership mereka.

Syukurdofu Indonesia melihat banyak peluang kolaborasi antar sektor UMKM, Pemerintah sekaligus lembaga Perbankan, hingga sampai pada pelaksanaan UMKM Festival 2021 ini. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk ikut mendorong dan memulihkan ekonomi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah pasca Covid-19 disamping semangat awal untuk ikut menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Tidore Kepulauan.

Abd. Haris menyampaikan, ide-ide pengembangan usaha oleh pelaku UMKM di Kota Tidore sangat bervariasi dan kreatif. Dirinya menargetkan UMKM Festival 2021 akan dilaksanakan per enam bulan sekali untuk memberi stimulus pada seluruh pelaku usaha agar terus berinovasi dalam menjawab kebutuhan di tengah-tengah masyarakat. Dan hal ini tentu harus mendapatkan dukungan dari pemerintah dan sektor perbankan.

“Untuk saat ini, yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti UMKM Festival 2021 Kota Tidore kepulauan sebanyak 38 UMKM dan mungkin masih ada yang menyusul lagi mengingat pendaftaran masih di buka hingga tanggal 21 Januari. Target partisipasi UMKM di Kota Tidore Kepulauan dalam kegiatan ini antara 40-50 UMKM,” jelas Abd. Haris Muhiddin.

Untuk segi penilaian, Abd Haris menjelaskan akan berfokus pada tiga hal, pertama, bisnis potensial, yang kedua problem solving dan yang ketiga adalah penguasaan produk. Sejauh mana para pelaku UMKM ini menguasai produk dan usaha-usaha yang dapat menjadi solusi menjawab kebutuhan di masyarakat.

Baca juga  Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Kieraha 2021, ini Pesan Kapolres Tidore

Abd. Haris berharap dengan modal usaha yang nanti diberikan dengan klasifikasi 3 kriteria penilaian tersebut dapat tepat pada sasaran, mengingat banyaknya potensi UMKM Kota Tidore Kepulauan yang mulai tumbuh dengan baik, namun masalah pandemi Covid-19 yang ikut melemahkan keberlanjutan UMKM, itu sebabnya sinergitas atau kolaborasi menjadi penting untuk saling menopang satu sama lain.

Saiful Latif, Kepala Dinas Perindagkop Kota Tidore Kepulauan, yang juga narasumber dan juri dalam pelaksanaan UMKM Festival 2021 menyampaikan, Dirinya mendapat banyak masukan tentang Ssaha Mikro Kecil Menengah atau ekonomi kreatif yang ternyata sudah cukup banyak tumbuh di Tidore, dan sangat perlu dikembangkan ke depan.

Saiful Latif, Kepala Dinas Perindagkop Tidore (Foto:Randy Basri)

“Saya melihat, kegiatan yang dilaksanakan hari ini sebagai pemantik generasi muda Tidore dalam membangkitkan ekonomi kreatif dan usaha di kalangan generasi muda lainnya. Terobosan yang dilakukan Syukurdofu Indonesia ini menjadi batu loncatan yang sangat baik dalam melakukan pendataan dan sinergitas antar pelaku UMKM di Tidore,” jelas Saiful Latif.

Mewakili pemerintah daerah, dirinya menyampaikan akan mengawal dan tetap memberikan dukungan secara maksimal bersama lembaga perbankan dalam gelaran UMKM Festival 2021 demi pemajuan UMKM di Kota Tidore Kepulauan.

Sementara itu, Pimpinan Bank Maluku-Malut Cabang Soasio, Halil Muhammad, kepada Marijang.id menyampaikan, tema UMKM Festival yang diusung oleh Syukurdofu Indonesia sejalan dengan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang telah diluncurkan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 14 Mei 2020 dengan tujuan agar masyarakat Indonesia mencintai dan menggunakan karya anak bangsa, utamanya produk UMKM lokal.

Halil Muhammad, Pimpinan Bank Maluku-Malut Cabang Soasio. (Foto:Randy Basri)

Dirinya menjelaskan beberapa aspek utama dalam semangat mendorong keberlanjutan UMKM ini, pertama, pentingnya sinergitas, bahwa UMKM ini tidak akan bergerak sendiri tanpa ada ‘perkawinan’ antara pihak pengambil kebijakan, pelaku usaha dan lembaga keuangan atau perbankan.

Baca juga  Siap-Siap, Pintu Masuk ke Tidore Akan di Tutup

Kedua, kreativitas, yakni bagaimana pelaku usaha membuat inovasi terkait produk usaha yang ditawarkan, paling tidak usahanya dapat mengambarkan sebuah produk lokalitas yang menarik. Saya contohkan, Sagu Jai, di Kota Ambon sudah terkenal. Jadi, ketika orang berbicara sagu di Ambon pasti ada kaitan dengan Jai. Dulu ada Sagu Kayoa, yang warna warni itu, yang dicetak atau dibuat dengan berbagai macam jenis.

Produk Sagu Jai itu harus didesain dengan berbagai macam jenis juga, ada mereknya, dibuat bungkusannya agar terjamin secara higienis dan lebih menarik ketika dipasarkan secara lokal maupun nasional.

Dia juga menceritakan kesannya beberapa waktu lalu, ketika melakukan pertemuan Obligasi Nasional bersama teman-teman Mandiri Sekuritas, bahwa ada yang minta Roti Kenari Falajawa Satu, dirinya sangat kaget, ternyata banyak yang sudah pernah menikmati Roti Kenari di Falajawa Satu. Ketika dirinya ke Ternate, banyak rekan kerja yang ikut memesan Roti Kenari.

“Banyak strategi yang dapat dilakukan sebagai langkah menopang keberlanjutan usaha. Salah satunya, ketika saya ataupun teman-teman ada yang melakukan perjalanan keluar daerah kita bisa membawa produk khas ini dan ditawarkan kepada rekan-rekan kerja di sana,  saya yakin ini akan efektif,” jelas Halil Muhammad.

“Kami melihat antusias dari para pelaku usaha dalam kegiatan ini sangat luar biasa, itu sebabnya mengawali tahun 2021, kami berkomitmen untuk selalu memberikan dukungan kegiatan UMKM Festival 2021 yang diselenggarakan oleh Syukurdofu Indonesia, ini langkah yang sangat hebat,” tutupnya.

Untuk diketahui, kegiatan UMKM Festival 2021 disponsori oleh Bank Maluku Malut Cabang Soasio. (Red)

Share :

Baca Juga

Kabar

Corona di Tidore, 19 Orang Reaktif Rapid Test, 2 Orang Positif
PPS Kelurahan Afa-Afa seusai melaksanakan rapat pleno.

Kabar

Rapat Pleno RDPHP Pilkada 2020 di PPS Kelurahan Afa-Afa Berjalan Lancar
Paslon SALAMAT

Kabar

Daftar ke KPU, Paslon SALAMAT Diiringi Musik Hadrat
A. Malik Ibrahim (Istimewa)

Kabar

A. Malik Ibrahim: Anggota DPRD Fraksi NasDem yang Tak Bayar Iuran Partai akan di-PAW
Suasana Sosialisasi Terkait Persiapan Kebijakan Lanjutan Pasca Sistem Buka Bersyarat oleh Pemerintah Daerah Kota Tidore

Kabar

Pasca Sistem Buka Bersyarat, ini Kebijakan Lanjutan Pemkot Tikep
Suasana deklarasi gerakan literasi di Desa Tutumaloleo, Kecamatan Galela Utara, Halmahera Utara.

Akademika

Lewat Deklarasi Literasi Tutumaloleo, FTBM-HALUT Dorong Gerakan Literasi di Halmahera Utara

Kabar

Yamatsa Bakal Hibah Tanah 1 Hektare Untuk Korban Covid-19 di Tidore
Hari lingkungan hidup se dunia

Kabar

Peringati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, Komunitas Pecinta Alam lakukan Penanaman 1000 Pohon