Home / Kabar / Religi

Sabtu, 19 Juni 2021 - 09:09 WIB

Khutbah Jum’at, Ketua PGRI Halteng Ajak Saling Menjaga Persaudaraan Sesama

Ketua PGRI Halteng, Rusli B.M Dji Husin

Ketua PGRI Halteng, Rusli B.M Dji Husin

Weda, Marijang.id – Ketua PGRI Kabupaten Halmahera Tengah, Rusli B.M Dji Husin menjadi Khatib Jumat dan memberikan khutbah di masjid Nurul Haq Kecamatan Weda, pada Jumat, (19/06).

Dalam khutbah tersebut, Rusli yang juga merupakan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kabupaten Halmahera Tengah itu mengajak kepada semua jamaah salat Jumat untuk selalu menjaga persaudaraan sesama muslim.

“Jika hubungan yang ada diantara manusia sangat beraneka ragam menurut macam-macam tujuan dan maksudnya, maka hubungan persaudaraan yang paling kokoh talinya, paling mantap jalinannya, paling kuat ikatannya, dan paling setia kasih sayangnya ialah persaudaraan berdasarkan agama,” kata Rusli.

Tambahnya, karena persaudaraan semacam ini tidak akan putus talinya, tidak akan berubah karena zaman, dan tidak akan berbeda karena perbedaan orang dan tempat persaudaraan yang berlandaskan akidah dan iman, berdasarkan agama yang murni karena Rabb Yang Maha Esa mampu mempersatukan umat Islam dari berbagai penjuru. Inilah rahasia kekuatan dan kekokohannya, sehingga badai topan pun tidak sanggup menggoyahkannya.

Baca juga  Gelar Silaturahmi, Forum Ketua Pemuda Kota Ternate Siap Kawal Kepentingan Pemuda

“Sesungguhnya orang mukmin bagi mukmin (lainnya) bagaikan bangunan yang satu sama lain saling menguatkan,” katanya, mengutip riwayat hadis Imam Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Musa Al-Asy’ari r.a.

Dalam hadis lainnya riwayat Al-Bukhari dan Muslim, kata Rusli, disebutkan bahwa perumpamaan kaum mukmin satu dengan yang lainnya dalam hal saling mencintai, saling menyayangi dan saling berlemah lembut diantara mereka adalah seperti satu tubuh. Apabila salah satu anggota badan sakit, maka semua anggota badannya juga merasa demam dan tidak bisa tidur.

Dikatakan juga, bahwa sesungguhnya ukhuwwah islamiyah adalah ruh dari iman yang kuat dan inti dari perasaan yang meluap-luap yang dirasakan oleh seorang muslim terhadap saudara-saudaranya yang seakidah. Dengan perasaan itu, maka hilanglah perbedaan kesukuan, lenyaplah perbedaan ras, dan matilah fanatisme kebangsaan dan kesukaan. Sehingga yang ada hanyalah pondasi besar yang menjadi landasan berdirinya masyarakat Islam yang dihimpun oleh satu tali dan di naungi satu bendera, yakni bendera imam dan tali ukhuwwah islamiyah.

Baca juga  SMPN 1 Halteng Gelar Penerimaan Buku Laporan Pendidikan

“Allah SWT berfirman, Hai manusia sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal,” tutur Rusli, membacakan QS Al-Hujurat 13. (Hms/Red)

Share :

Baca Juga

Kabar

Bismillah, LWP NU Tangsel Luncurkan Program Unggulan
Penyerahan Keputusan oleh Ketua DPRD Kota Tidore Ahmad Ishak kepada Walikota Tidore Kepulauan Ansar Daaly

Kabar

DPRD Tidore Sahkan Ranperda Perlindungan Perempuan dan Anak
Mayjen (Purn) TNI Sumiharjo Pakpahan bersama Basri Salama dan Pengurus Partai Hanura Kota Tidore Kepulauan

Kabar

Kunjungan DPP HANURA Memantapkan Kemenangan Bagus

Kabar

Orang Nomor Satu di Tidore Terkonfirmasi Positif Corona

Kabar

Rute Feri Bastiong-Galala Dibuka Tanggal 19 April 2020
Komunitas Urban Ponik Malut saat memberikan pelatihan kepada para peserta di Taman Cobo, Tidore

Kabar

Sedekah Ilmu, Komunitas Urban Ponik Maluku Utara Ajak Pemuda Tidore untuk Menanam  

Kabar

Dinyatakan Sembuh, Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Tidore Mulai Berkantor

Kabar

Corona di Tidore, 19 Orang Reaktif Rapid Test, 2 Orang Positif